D3 Manajemen Informatika

Jika kamu ingin bahagia selamanya bantulah orang lain.

Asal mula kata Indonesia


Sejak kapan Indonesia bernama Indonesia? Sejarah penamaan Indonesia diterangkan antara lain oleh salah seorang Bapak Proklamator kita, Mohammad Hatta, dalam artikelnya yang berjudul "Tentang Nama Indonesia" (pernah dimuat dalam De Socialist nomor 10, Zaterdag, 8 Desember 1928). Menurut Bung Hatta, pada umumnya Adolf Bastian, seorang ahli etnologi asal Jerman, disebut-sebut sebagai pencetus namaIndonesia, yakni Indonesie.
Keterangan ini diperolehnya dari pidato Prof Dr GA Wilken saat menerima gelar guru besar pada 1885 di Universitas Leiden. Dalam kata-kata Wilken, Bastian adalah seorang "raja sarjana-sarjana ilmu bangsa-bangsa (etnologi --Red)."
Bung Hatta meneruskan, Bastian memang memakai sebutan Indonesie untuk judul karyanya: "Indonesien oder die Inseln des malayischen Archipels" (1884). Indonesiedipakainya untuk merujuk pada fakta geografis, yakni "Kepulauan Nusantara."
Hatta mengungkapkan, sejak kemunculan karya Bastian itu, sebutan Indonesia menjadi lazim dalam pembicaraan keilmuan.


Kiprah Ilmuwan Inggris
Akan tetapi, Bastian bukanlah yang pertama memakai kata Indonesie atau Indonesiers('orang-orang Indonesia'). Sebab, masih ada pakar etnologi George Windsor (GW) Earl dan koleganya, James Richardson (JR) Logan. Keduanya berkebangsaan Inggris.
Pada 1850, GW Earl menggagas sebutanIndunesians (atau Indu-nesians). Saat itu, dia sedang menjelaskan realitas etnografis, yakni "ras berkulit sawo matang/cokelat di Kepulauan Hindia."
Mengutip Robert Edward (RE) Elson dalam bukunya, The Idea of Indonesia, tak lama setelah itu Earl justru mengganti sebutanIndu-nesians dengan Malayunesians. Alasannnya, sebutan yang pertama itu terlalu umum, sedangkan yang kedua lebih khusus.

Sementara itu, JR Logan (meninggal 1869) malahan lebih antusias dalam memakai sebutan Indonesia atau Indunesians. Logan menulis dalam artikelnya, "The Ethnology of the Indian Archipelago: Embracing Enquiries into the Continental Relations of the Indo-Pacific Islanders" pada 1850:
Saya lebih menyukai istilah geografis "Indonesia" yang sekadar pemendekan istilah "Indian Islands" atau "Indian Archipelago." Dari sana, kita dapatkan "Indonesian" untuk "Indian Archipelagian" atau "Archipelagic", dan "Indonesians" untuk "Indian Archipelagians" atau "Indian Islanders" (dikutip dari The Idea of Indonesia, terjemahan Zia Anshor, 2008, hlm. 3-4).
Hatta menggarisbawahi, GW Earl menggunakan sebutan Indunesians danMalayunesians untuk merujuk pada pendudukKepulauan Nusantara. Sementara itu, Logan menggunakan istilah Indunesians (atauIndonesia) sebagai suatu pengertian geografis murni, yakni menunjuk pada kepulauan tersebut.
Jelaslah bahwa dalam perspektif para ilmuwan Eropa itu, keadaan etnografis dan geografis Nusantara tak lepas dari kedekatan dengan wilayah-wilayah sekitar, utamanya Anak Benua India. Karena itu, istilahIndunesia/Indunesians adalah gabungan dariIndu ('India') dan nesos (Yunani: 'kepulauan').
"Sekalipun dia (Logan) bukan penganjur penambahan penamaan-penamaan Yunani, dia sama sekali tidak berkeberatan terhadap nama 'Indonesia', yang bagi orang Eropa bernada Yunani, karena menurut pendapatnya kata nusa (pulau) yang berasal dari bahasa Melayu itu mungkin sama tuanya dengan katanesos Yunani," tulis Hatta.
Menjadi Alat Melawan Kolonialisme
Meski pernah menggunakan istilahIndonesia dalam pengertian geografi dan budaya, Prof Dr GA Wilken lebih suka memakai istilah Kepulauan Hindia. Hal itu diungkapkan RE Elson. Kebiasaan guru besar Universitas Leiden ini lantas diikuti para ilmuwan dari generasi sebaya dan setelahnya, semisal H Kern, GK Niemann, dan CM Pleyte. Orientalis terkemuka, Christiaan Snouck Hurgronje, juga memakai istilah Indonesia, kendati dia lebih menyukai istilah Inlander(pribumi).
"Indonesian adalah kata sifat yang digunakan untuk mewakili sifat-sifat tersebut (ciri etnis, dsb --Red), sementara Indonesians adalah orang-orang dengan ciri-ciri umum seperti itu (yang terkadang dianggap mencakup penghuni Madagaskar hingga Formosa [Taiwan]), dan Indonesia adalah tempat(-tempat) yang mereka huni," demikian tulis RE Elson.
Para ilmuwan sejak Adolf Bastian hingga H Kern, menurut Elson, kerap memakai istilahIndonesia, tetapi bukan dalam pengertian politis.
Orang-orang Pribumi terpelajar-lah yang menjadikan istilah Indonesia tak hanya sebagai identitas, tetapi juga alat perjuangan melawan kolonialisme.
Hatta mengungkapkan, dalam arti politik, nama Indonesia sejak tahun 1922 secara konsekuen dipakai oleh Perhimpunan Indonesia. Organisasi itu dibentuk pada 1908 di Belanda dengan nama Indische Vereeniging atas prakarsa Soetan Kasajangan Soripada dan RM Noto Soeroto dengan tujuan rekreasi atau klub belajar.
Barulah ketika dua tokoh nasional, Tjipto Mangoenkoesoemo dan Soewardi Soerjaningrat (Ki Hajar Dewantara) bergabung pada 1913, para anggota Indische Vereeniging mulai aktif mendiskusikan tentang masa depan Indonesia. Sejak saat itu, Indische Vereeniging aktif di ranah politik. Kemudian, pada September 1922, namanya menjadi Indonesische Vereeniging. Tiga tahun kemudian, nama itu meninggalkan bahasa Belanda sama sekali sehingga menjadi Perhimpunan Indonesia (PI).

Pada masa awal abad ke-20, kalangan terpelajar Indonesia di Eropa kerap mengampanyekan nama Indonesia, bukan Hindia Belanda.
Sebagai contoh, Bung Hatta muda yang saat itu sedang bersekolah di Belanda dengan gencar melakukan kampanye demikian. Di pelbagai kesempatan, khususnya forum-forum internasional yang mempertemukan para nasionalis muda dari negeri-negeri terjajah. Sebut saja forum Bierville, Liga Melawan Imperialisme, Liga Wanita Internasional, dan sebagainya.
Menurut Hatta, kampanye demikian cukup sukses karena makin banyak nama Indonesiadisebut. Apalagi, nama itu mengandung tekad kemerdekaan.
Pada 1928, Hatta, sang ketua PI terlama (1926-1930) menegaskan:
"Bagi kami orang Indonesia, nama Indonesia mempunyai arti politik dan menyatakan suatu tujuan politik. Dalam arti politik, karena ia mengandung tuntutan kemerdekaan, bukan kemerdekaan Hindia-Belanda, melainkan kemerdekaan Indonesia .... Bagi kami Indonesia menyatakan suatu tujuan politik, karena ia melambangkan dan mencita-citakan suatu Tanah Air di masa depan dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."

Earl melalui artikelnya On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations (Pada Karakteristik Terkemuka dari Bangsa-bangsa Papua, Australia dan Melayu-Polinesia) dalam JIAEA volume IV tahun 1850 menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas. Sebab, menurut Earl, nama Hindia tidaklah tepat dan sering menimbulkan kerancuan dengan penyebutan India yang lain.
 Earl kemudian mengajukan dua pilihan nama, Indunesia dan Malayunesia. "Penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu masing-masing akan menjadi "Orang Indunesia" atau "Orang Malayunesia"", tulis Earl pada halaman 71 artikelnya (diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dari Bahasa Inggris), Earl menyatakan, dirinya memilih nama Malayunesia dari (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), karena Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu.
Namun, Logan pada halaman 252-347 artikelnya The Ethnology of the Indian Archipelago (Etnologi dari Kepulauan Hindia) dalam JIAEA yang sama menyatakan dibutuhkan nama khas untuk negeri kepulauan ini, sebab istilah istilah Indian Archipelago (Kepualauan Hindia) terlalu panjang dan membingungkan.

Kemudian, Logan mengutip nama Indunesia yang tidak disetujui Earl dan mengganti huruf u dengan o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia. Untuk pertama kalinya kata Indonesia dikenal dunia melalui tulisan Logan, yakni: "Mr Earl menyarankan istilah etnografi "Indunesian", tetapi menolaknya dan mendukung "Malayunesian". Saya lebih suka istilah geografis murni "Indonesia", yang hanya sinonim yang lebih pendek untuk Pulau-pulau Hindia atau Kepulauan Hindia." Diterjamahkan dalam bahasa Indonesia.

Logan agaknya tak pernah menyangka bahwa nama Indonesia yang diusulkannya secara resmi menjadi sebuah nama untuk negeri kepulauan. Kemudian pada tahun 1884 nama Indonesia mulai dipopulerkan oleh seorang guru besar etnologi di Unveritas Berlin, Adolf Bastian (1826-1905) melalui buku yang diterbitkannya, berjudul Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel (Indonesia atau Pulau-pulau di Kepulauan Melayu) hingga mencapai lima volume. Nama Indonesia mulai populer di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat ada yang beranggapan bahwa Bastian adalah orang yang menciptakan istilah Indonesia. Namun kenyataannya, Bastian mengambil istilah Indonesia dari tulisan-tulisan Logan.

Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 ia mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Persbureau. Kemudian, pada dasawarsa 1920-an, nama Indonesia diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan Indonesia. Sehingga nama Indonesia memiliki makna politis sebagai identitas suatu bangsa yang memperjuangkan Kemerdekaan.

Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya,

"Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut "Hindia Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air pada masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesiër) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."


Dasar Pemrograman Cobol

            Gue kali ini mau ngebahas tentang dasar - dasar pemrograman Cobol, disini gue gak secara rinci ye ngebahasnya. Lebih ke arah point2 pentingnya ajasii ama ngelatih sampe mana pemahaman gue soalnya minggu depan gue ada uts tentang materi yang bakal gue jabarin di postingan ini, Jadi program cobol ini terbagi menjadi 4 struktur :

1. IDENTIFICATION DIVISION
2. ENVIRONMENT DIVISION
3. DATA DIVISION
4. PROCEDURE DIVISION

IDENTIFICATION DIVISION


Merupakan divisi yang pertama dalam COBOL dan yang paling sederhana. IDENTIFICATION DIVISION tidak dibagi dalam beberapa section tetapi langsung terdiri dari beberapa paragraph.

Bentuk umum dari IDENTIFICATION DIVISION      :

                        IDENTIFICATION DIVISION.
            PROGRAM-ID.  nama program.
[           AUTHOR.  nama programmer           .]
[           INSTALLATION. nama instalasi.        ]
[           DATE-WRITTEN. Tgl program dibuat.           ]
[           DATE-COMPILED. Tgl program dicompile.   ]
[           SECURITY. sifat program.     ]

keterangan     :
¨       Tulisan dalam tanda ‘[ ]’ bersifat optional, boleh disertakan boleh juga tidak.
¨       Ditulis persis seperti contoh diatas, diikuti titik dan diberi 1 spasi.
¨       Penulisan divisi dan semua paragraphnya dimulai pada area A atau kolom ke-8.
¨       Huruf kecil adalah nama yang dibuat oleh programmer.
¨       PROGRAM-ID  panjang maks. 6 karakter, boleh lebih tetapi hanya 6 karakter pertama saja yang dibaca.

                                         contoh :
                                                              IDENTIFICATION DIVISION.
                     PROGRAM-ID. Contoh.
                     AUTHOR. yuti
                     INSTALLATION. UNIVERSITAS GUNADARMA.
                     DATE-WRITTEN. 05-11-2003.
                     DATE-COMPILED. 06-11-2004.
                     SECURITY. rahasia.
                     ENVIRONMENT DIVISION.
                     DATA DIVISION.
                     PROCEDURE DIVISION.

ENVIRONMENT DIVISION

Menyediakan informasi mengenai peralatan yang dipergunakan didalam program.

Bentuk umum ENVIRONMENT DIVISION  :

                        ENVIRONMENT DIVISION.
                        CONFIGURATION SECTION.
            [           SOURCE-COMPUTER. nama-komputer WITH DEBUGGING MODEL.     ]
            [           OBJECT-COMPUTER. nama-komputer.      ]
                        SPECIAL-NAMES.
                        [           PRINTER IS nama-mnemonic           ]
                        [           CURRENCY SIGN IS literal   ]
                        [           DECIMAL-POINT IS COMMA.          ]
                        INPUT-OUTPUT SECTION.
                        FILE-CONTROL.
                                    {file control entry}.



CONFIGURATION SECTION
Diperlukan karena kemungkinan program dibuat pada sebuah komputer dan dijalankan pada komputer yang lain.
¨       Paragraph SOURCE-COMPUTER
Paragraph ini digunakan untuk menunjukkan nama komputer yang digunakan dalam pembuatan dan mengkompilasi program.Ditulis mulai kolom ke-8 atau area A.Bila Clause WITH DEBUGGING MODE disertakan dan pada kolom ke-7 diberi karakter ‘D’ akan dikompilasi untuk tujuan penelusuran kesalahan.Statement untuk penelusuran kesalahan adalah statement READY TRACE, RESET TRACE, EXHIBIT.

¨       Paragraph OBJECT_COMPUTER
Paragraph ini untuk menunjukkan nama komputer yang digunakan untuk menjalankan program yang telah dikompilasi.


¨       Paragraph SPECIAL_NAMES
Paragraph ini sifatnya optional, digunakan untuk membuat nama khusus yang menghubungkan nama-mnemonic implementor dengan nama mnemonic yang dibuat programmer.
a.    PRINTER IS Clause
digunakan untuk menghubungkan nama mnemonik yang dibuat programmer dengan alat pencetak (PRINTER). Clause ini digunakan pada statement DISPLAY yang menggunakan UPON dalam PROCEDURE DIVISION.

       b.  CURRENCY SIGN IS Clause
Untuk menunjukkan tanda mata uang digunakan $, jika ingin menggunakan simbol lain maka dituliskan pada SPECIAL_NAMES.

c.    DECIMAL_POINT IS COMMA Clause
Pada bahasa COBOL titik desimal digunakan bentuk karakter ‘ . ‘ bila di inginkan bukan karakter ‘ . ‘ tetapi koma dalat dituliskan SPECIAL_NAMES. DECIMAL POINT IS COMMA.


INPUT-OUTPUT SECTION.
Bila akan digunakan file dengan media simpanan sekunder,maka paragraph FILE_CONTROL dalam seksi ini harus ditulis. FILE_CONTROL entry terdiri dari 3 bentuk, tergantung dari organisasi file yang dipergunakan, yaitu ; Sequential file, indexed file, dan relative file.
¨       INPUT-OUTPUT SECTION untuk SEQUENTIAL FILE
Organisasi file bersifat terurut, data direkamkan direcord dalam file secara urut dan urutannya tidak akan berubah. Organisasi fiile ini hanya pada DISK dan PRINTER.
Bentuk umum      :
      INPUT-OUTPUT SECTION.
      FILE_CONTROL.
      SELECT nama-file ASSIGN TO [DISK/PRINTER]
                  [           ORGANIZATION IS [LINE] SEQUENTIAL    ]
                  [           ACCESS MODE IS SEQUENTIAL    ]
                  [           FILE STATUS IS nama-data  ].

¨       INPUT-OUTPUT SECTION untuk INDEXED FILE
Organisasi file yang datanya dapat diambil langsung diposisi record yang mmpunyai nilai kunci tertentu yang unik. Organisasi seperti ini memungkinkan pencarian data secara cepat.Organisasi file ini hanya pada DISK
Bentuk umum       :
      INPUT-OUTPUT SECTION.
      FILE_CONTROL.
      SELECT nama-file ASSIGN TO DISK
                  ORGANIZATION IS INDEXED
                                                               SEQUENTIAL
                  ACCESS MODE IS             RANDOM
                                                     
                                                               DYNAMIC
                 
                  RECORD KEY IS nama-data 1
        [         FILE STATUS IS nama-data 2           ]


¨       INPUT-OUTPUT SECTION untuk RELATIVE FILE
Organisasi file yang tiap-tiap recordnya dibedakan dengan sutau nomor record relative. Organisasi ini memungkinkan pencarian data yang cepat, hanya terdapat pada DISK.
 Bentuk umum      :
      INPUT-OUTPUT SECTION.
      FILE_CONTROL.
      SELECT nama-file ASSIGN TO DISK
                  ORGANIZATION IS RELATIVE
                                                            SEQUENTIAL [, RELATIVE KEY IS nama-data 1 ]
                  ACCESS MODE IS           RANDOM
                                                            DYNAMIC         , RELATIVE KEY IS nama-data 1
     
      [           FILE STATUS IS nama-data 2           ]


DATA DIVISION
Memberikan penjelasan tentang input data dan output yang dipergunakan, atau berisi semua keterangan tentang file, record, nama-data serta bentuk / format yang akan dipergunakan didalam PROCEDURE DIVISION.

1.    FILE SECTION
Berisi mengenai file-file yang dipakai didalam program, FILE SECTION ini ada bila dipergunakan file dalam bentuk simpanan sekunder yaitu disk atau printer yang mempunyai hubungan dengan INPUT_OUTPUT SECTION dalam ENVIRONMENT DIVISION.
2.    WORKING-STORAGE SECTION
Mempunyai maksud pemesanan tempat di internal memori (STORAGE) yang diperlukan oleh pekerjaan  (WORKING) proses program. Pemesanan tempat ini biasanya digunakan untuk :
a.    Bentuk, nilai dan nama data yang diperlukan didalam proses yang terpisah dan belum di sebutkan pada FILE SECTION. Data yang disebutkan pada FILE SECTION adalah data yang akan diambil dari disk-file, atau data yang akan direkamkan pada disk-file atau yang aklan dicetak pada print-file.
b.    Persiapan penulisan judul.
c.     Pemesanan tempat untuk data output yang akan ditampilkan.

Bentuk umum       :
      WORKING-STORAGE SECTION.
      77- level data description entry
      record description.

3.    SCREEN SECTION
berguna untuk menunjukkan bentuk format dari layar terminal untuk menampilkan data atau memasukkan data. Data-item yang dipergunakan dapat berupa group data item atau data item individu.


PROCEDURE DIVISION

Merupakan inti dari pemrograman COBOL. Statement yang ada pada PROCEDURE DIVISION dibentuk dari verb, diantaranya: MOVE, DISPLAY, ACCEPT, dan STOP.

¨       MOVE verb
Digunakan untuk memindahkan data dari satu field ke lokasi field yang lain, sehingga input data dapat dimanipulasi untuk menghasilkan output.
¨       DISPLAY verb
Digunakan untuk menampilkan hasil dilayar ataupun printer. Jika dipergunakan statement WRITE untuk menampilkan hasil di printer, maka print-file harus disebutkan terlebih dahulu di ENVIRONMENT DIVISION pada FILE-CONTROL.
¨       ACCEPT verb
Digunakan untuk memasukkan data lewat layar sewaktu program tersebut dijalankan (runtime). Ada 4 bentuk statement ACCEPT
¨       STOP verb
Digunakan untuk menghentikan program baik secara permanen maupun sementara.
STOP literal, akan menyebabkan proses program terhenti sementara dan literal akan ditampilkan dilayar. Jika operator menekan sembarang tombol maka program akan dilanjutkan mulai statement setelah STOP literal tersebut.
STOP RUN, akan menyebabkan program berhenti secara permanen.
¨       ADD Verb
Digunakan untuk menambahkan 2 atau lebih operand numerik dan menyimpan hasilnya.

¨       SUBSTRACT Verb
Digunakan untuk operasi pengurangan suatu nilai data numerik.

¨       MULTIPLY Verb
Digunakan untuk mengalikan 2 nilai numerik dan menyimpan hasilnya.

¨       COMPUTE
Digunakan untuk operasi yang lebih rumit, untuk menyederhanakan 4 arithmatic verb sebelumnya.

¨       GO TO Verb
Digunakan untuk alih kontrol tanpa syarat ke paragraph tertentu.
BU :
      GO TO nama-paragraph

¨       GO TO … DEPENDING Verb
Digunakan untuk alih kontrol bersyarat. Beralih pada paragraph tertentu dengan kondisi tertentu.
BU :
      GO TO nama-paragraph-1, nama-paragraph-2, … nama-paragraph-n
                  DEPENDING ON nama-data

¨       ALTER Verb
Digunakan untuk merubah arah tujuan proses dari statement GO TO yang telah ada di program.
BU :
      ALTER nama-paragraph-1 TO [ PROCEED TO] nama-paragraph-2

¨       PERFORM Verb
Digunakan untuk membuat suatu statement yang akan membawa proses dari program meloncat kesuatu paragraph, kemudian menjalankan seluruh statetement yang ada pada paragraph tersebut. Jika telah selesai akan kembali ke statement setelah PERFORM.
BU :
      PERFORM     nama-paragrapg-1      THROUGH     nama-paragraph-2
      THRU


BERTAMASYA KE JAKARTEEE (kata kiel anak Medan)



Jadi dosen gue yang ngajar matkul SOD ( struktur organisasi data ) itu ngasih tugas, tugasnye kaga nyambung ama mata kuliahnya die, kita disuruh ngevlog tentang apa aja yang ada di GIK, GIK itu singkatan dari galeri indonesia kaya. Yaa mungkin tujuannya si ibu selain ngasih tugas juga biar kita ada cerita jalan – jalannya jugaya…
Gue sama temen2 yang laen berangkat naek kereta bareng-bareng hari rebo jem 9an kumpul dimasjid D. satu persatu dateng sampe dah tuh dimasjid, ngobral ngobrol ampe jem9 tinggal sitito doang yang belom dateng, niorang ngaret padahal kaga tau jalan. Pokonya kita otw naek kereta sekitar jem setengah 10an, berangkat dahtuh kite naek kereta tujuan angke turunnya di sudirman, jangan di gambirye ntar kejawa yang ada wkwkwk..
Sampedah tuh kite semua di soedirman, di sono udah ada si rio ame amoy temen kelasan gue yang udah nungguin, jalan dah tuh kita semua ke GI, judulnye gembel-gembel maen ke ibukota.. gaya2an GI sitito minumlu aje masih aer putih kalo makan haha.. sampe GI emang kelas banget ini mol, masuknye aje ketat banget sgala diperiksa isi tas, terus di xray juga barang2 kite.. jauhdah ama graha apalagi detos, YAIYALAH...kita semua masuk ke GI, beuh yang tadinya panas langsung ademmm, musium galeri indonesia kaya ada dilantai 8. Kita naek keatas pas sampe depan musium ketemu si dinda,alipe ama amel..temen kelasan gue jugaa Cuma die otw duluan, haha kaga solidyee.. becanda2… Poto dulu ni guaya Ama prozen hahaha (jangan tanya gue yang mana ya)




Kita yang belom masuk langsung pada masuk buat bikin ngeplogg, kelompok gue si kiel ama sitito, didalem musium GIK isinya kbanyakan simulator gitu jadi bisa kita maenin. Ppokoknya keren banget deh..yang lebih bikin kite puas dateng kesini tuh soalnye kita bisa foto skaligus nyetak dan itu semua GRATIZZZ BOSKUUHH.. maksimal dua kali nyetak kata mamangnya, yakita kan gimane ya disuruh dua kita nyetak SEPOLOHH hahaha.. neh salah satu hasil fotonye.. cakep ye.. (jangan tanya gue yang mane ya ajg)


lagian sih, die juga bukannya jagain kite kite orang malah pacaran beduaan, bagus kaga gue laporin.. sama sama enak aja yakan mangg, luenak gue enak eh gue untung wkwkwk, bikin dahtuh kite video ngevlog. Tadinya mau gue aplot dimari cuma aib gaeess gajadide.. kelar ngevlog kita duduk sambil santuy2 didalem yoii..



Semua udah jadi vloggnya, niatnya kita kita mao pada lanjut  otewe makan bareng2. Cuma disini ada sedikit keos bikin suasaana jadi kaga asik! Taulah, jadi mending kite misah ajee jalan pelan pelan lalu menghilang muehehee.. asikin yang asik kekita aje kan prinsipnye, lagi jangan banyak tingkah makanye..(udeh ahh jangan diterusin)  yang laen pada langsung cabut gue dan sisanya makan di dukuh atas, sejeman nongkrong kita pun lanjut gaskeun karena udah kangen banget kampus :(( gabisa jauh2 dari kampus:( 
Udeh segitu ajesih cerita singkat tentang jalan-jalan gue ke GIK, hikmahnya yang dapet kita ambil dicerita ini, ehhhm bentar2 kayanye kaga ade wkwkwk, eh adadengg hikmahnye jangan bikin suasana jadi kaga enak deh kalo lagi ngumpul2, jangan egois ye jing! ntr kaga ada yang nemenin aje tau rasa deh.. dadah all.. muuuacchhh gue mau makan dulu laperr… makasih ye mau baca postingan kaga penting ini hehehe


Cara membuat program looping segitiga pada bahasa C

langsung aja di coba gan, cara dibawah ini untuk membuat perulangan looping segitiga pada bahasa c

kodingannya :


Outputnya :




Logika Programnya :
  •  #include<stdio.h> digunakan agar kita dapat menggunakan fungsi lainnya
  •  Int a,b,c,n digunakan untuk mendeklarasikan variabel adalah integer
  •  Int main(), adalah fungsi awal sebuah program
  •  Printf dan scanf,untuk mencetak dan menginput data yang dimasukkan
  •  For(a=1;a<=n;a++) & (b=1;b<=a;b++) nilai akan meningkat
  •  For(b=1;b<=n;b++) & (c=n-1;c>=b;c--) nilai akan menurun



Tugas 2 Sistem Informasi Manajemen

LA labsi "perulangan" membuat segitiga bintang for bersarang dan while

berikut ini adalah cara membuat program perulangan segitiga bintang menggunakan perulangan for dan while.

1. Perulangan FOR

Kodingannya :


Outputnya :


Logika programnya :

·        #include <stdio.h> adalah compiler utama program
·        Int main () adalah pembuka program
·        Int a,b adalah variabel bilangan integer
·        (for a=5;a>=1;a--) a memiliki nilai 5 apabila a lebih dari sama dengan 1, maka variabel a akan melakukan nilai menurun
·        (for b=1;b<=a;b++) b memiliki nilai sama dengan 1dan apabila b kurang dari atau sama dengan variabel a, maka variabel b akan melakukan nilai meningkat
·        Return 0, perintah untuk mengakhiri program

2. Perulangan WHILE
Kodingannya :

Outputnya :


logika programnya :

·        #include <stdio.h> adalah compiler utama program
·        Int main () adalah pembuka program
·        Int x,y adalah variabel bilangan integer
·        X=5 harga awalnya 5 lalu akan terjadi perulangan sampai dengan x lebih besar sama dengan 1
·        Return 0, perintah untuk mengakhiri program

Baca juga :

Penulisan makalah yang benar

Format penulisan makalah yang benar Makalah yang bagus haruslah sesuai aturan yang sudah ditentukan. Aturan yang berlaku dalam karya t...